Cara Menanam Jamur Lingzhi dari Awal Hingga Panen

Diposting pada
Cara Menanam Jamur Lingzhi dari Awal Hingga Panen
Cara Menanam Jamur Lingzhi dari Awal Hingga Panen

OmahJamur.com. Cara Menanam Jamur Lingzhi – Jamur lingzhi termasuk jenis jamur obat yang memiliki banyak manfaat dalam hal menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Karena kemampuannya inilah jamur lingzhi dijuluki sebagai Raja Obat. Pemanfaatan jamur lingzhi sebagai obat dari beragam penyakit dimulai sejak ribuan tahun yang lalu. Bahkan hingga sekarang ini jamur lingzhi masih menjadi obat paling ampuh untuk dikonsumsi.

Permintaan pasar terhadap jamur lingzhi semakin tinggi, ini menciptakan peluang tersendiri bagi peminat budidaya. Ditambah lagi cara budidaya jamur lingzhi yang mudah bahkan tidak perlu perawatan intens, membuatnya sangat menarik untuk dicoba dibudidaya. Dalam prosesnya kita perlu paham mengenai cara menanam bibit jamur lingzhi, pembesaran dan perawatannya. Informasi selengkapnya bisa kalian simak di bawah ini!

Cara Menanam Jamur Lingzhi dari Awal Hingga Panen

Cara Menanam Jamur Lingzhi dari Awal Hingga Panen
Cara Menanam Jamur Lingzhi dari Awal Hingga Panen

Terdapat beberapa tahapan yang perlu dilewati dalam proses penanaman jamur lingzhi hingga panen tiba. Prosesnya ini harus dilakukan dengan baik agar hasil panennya pun melimpah dan menguntungkan. Adapun cara menanam jamur lingzhi dari awal sampai panen untuk pemula selengkapnya, sebagai berikut:

1. Menyiapkan Media Tanam

Media tanam perlu disiapkan terlebih dahulu sebelum ke langkah penanaman bibit atau substrat jamur lingzhi. Media tanamnya ini sama seperti jamur kayu pada umumnya, baik itu jamur tiram, jamur merang, jamur kancing, hingga jamur kuping. Media tanam yang dimaksud yakni baglog yang biasanya diisi dengan media utama serbuk gergaji kayu.

Pada tahap awal kita perlu mencampurkan serbuk gergaji kayu, bekatul atau dedak, kapur, pupuk dan air secukupnya. Kemudian dicampur hingga merata, lalu fermentasikan hingga warnanya berubah menjadi cokelat kehitaman. Proses fermentasi ini akan memakan waktu sekitar 4-6 hari, di mana setiak 2 hari perlu membalikannya dengan cara di aduk ulang.

Setelah proses fermentasi, selanjutnya media tanam tadi dibungkus dengan wadah plastik yang dibentuk layaknya botol dengan bagian ujungnya dipasang cincin atau ring, kapas dan penutup. Sebelum menutupnya media tanam perlu dipadatkan secara manual atau dengan menggunakan mesin press.

2. Mensterilkan Media Tanam

Sterilisasi media tanam harus dilakukan untuk memastikan tidak ada bakteri dan jamur liar lain yang ikut tumbuh pada media tanam. Proses ini dilakukan di dalam kumbung khusus yang tertutup rapat, kemudian dialiri uap panas dari tungku menggunakan pipa ata paralon.

Suhu di dalam kumbung diusahakan mencapai 90-120 derajat celcius dan dipertahankan sekitar 6-8 jam. Selanjutnya jika sudah dingin baglog media tanamnya, kemudian kamu pindahkan ke ruang inokulasi. Biarkan sekitar 2-3 hari untuk melihat tingkat kontaminasinya pada baglog media tanam tersebut.

3. Penanaman Bibit atau Substrat Jamur Lingzhi

Proses selanjutnya yakni menanam bibit jamur lingzhi dalam bentuk substrat. Bibit jamur lingzhi yang digunakan pastikan dari jenis F2 atau F3 agar lebih maksimal tumbuhnya. Untuk jenis bibit F1 biasanya digunakan sebagai indukan, bukan untuk budidaya. Sementara untuk jenis bibir F4, F5 dan seterusnya kurang dianjurkan untuk dibudidaya karena akan kurang maksimal hasilnya nanti.

Cara menanam jamur lingzhi dalam bentuk bibit atau substrat ini harus dilakukan dengan hati-hati. Melakukannya harus di ruangan yang sudah steril, peralatan yang digunakan juga harus disterilisasi terlebih dahulu. Proses ini sendiri dinamakan dengan inokulasi atau penanaman substrat jamur lingzhi.

4. Mendiamkan Baglog yang Sudah Ditanami Bibit ke Ruang Inkubasi

Setelah proses penanaman bibit atau inokulasi, selanjutnya kamu bisa menaruh bibit jamur lingzhi ini ke dalam ruang inkubasi. Ruangan yang digunakan harus memiliki suhu stabil dan lembap, serta terlindungi dari sinar matahari langsung.

Di ruang inkubasi ini membutuhkan waktu sekitar 10-30 hari hingga miselium jamur menutupi ¾ baglog, serta sudah mulai tumbuh bakal jamur.

5. Memindahkan Baglog ke Ruang Pembesaran

Pada tahap ini miselium jamur sudah hampir menutupi bagian permukaan di dalam plastik baglog. Dan beberapa baglog sudah mulai tumbuh bakal jamur, meskipun ukurannya masih terlihat sangat kecil. Tata baglog pada rak-rak yang sudah disiapkan di ruang yang lembap dan terlindungi dari sinar matahari.

Perlu dilakukan perawatan dengan menyemprotkan air untuk menjaga kelembapan baglog. Jika terlalu kering ini akan menyebabkan jamur tidak berkembang sempurna, bahkan bisa saja mati.

6. Memanen Jamur Lingzhi

Jamur lingzhi umumnya bisa dipanen setelah berumur 15-20 hari setelah tumbuhnya bakal jamur. Memanennya bisa dengan mencabut kesuluruhan dari jamur lingzhi dan menaruhnya di wadah bersih.

Itulah tadi cara menanam jamur lingzhi dari pembibitan hingga panen yang bisa kalian terapkan sendiri. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk pembaca semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *